A. Latar
Belakang
Manusia
adalah makhluk yang paling mulia di antara makhluk-makhluk yang lain, karena
dilengkapai dengan akal dan nafsu, dimana mereka mampu untuk berfikir dalam
bertingkah-laku terhadap makhluk-makhluk lainnya dan sesama makhluk (manusia)
yang khususnya dalam bermuamalah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.
Sebagai tempat berbelanja, toko kecil merupakan salah satu
tempat usaha kebutuhan barang pokok yang diminati banyak orang, karena jaraknya
tidak terlalu jauh dari rumah dan sangat menguntungkan bagi para pemilik toko.
Hasil yang mencukupi untuk kebutuhan hidup para pemilik membuat kualitas usaha
toko kecil banyak diminati orang sebagai salah satu usaha rumahan. Dengan usaha
ini, pemilik toko bisa menyekolahkan anak, memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang
lain, bahkan bisa menopang perekonomian dalam keluarganya.
Usaha ini tergolong usaha yang tidak begitu susah karena
modal yang diperlukan tidak begitu banyak dan bisa dilakukan di rumah sendiri,
oleh karena itu semakin banyak orang yang mendirikan usaha serupa dan dapat
menciptakan lapangan pekerjaan buat dirinya sendiri maupun keluarganya.
Kebutuhan sehari-harinya pun bisa tercukupi karena penghasilannya dibilang
cukup lumayan. Bahkan tidak sedikit dari pemilik toko tersebut bisa memberikan
pendidikan kepada anaknya sampai jenjang yang lebih tinggi.
Namun sekarang ini, usaha toko kecil mulai tersingkirkan
oleh toko - toko modern yang lebih besar. Keberadaan toko – toko modern membuat
toko kecil banyak kehilangan pelanggn-pelanggannya. Keterbatasan yang dimiliki
toko kecil, tidak memungkinkan untuk bisa bersaing secara baik dengan toko yang
lebih besar. Fasilitas dan kualitas yang diberikan toko besar membuat konsumen
lebih memilih untuk belanja di tempat tersebut termasuk Swalayan, Alfamart, Indomaret
maupun minimarket-minimarket sejenisnya yang mulai berkembang.
Saat ini begitu banyak bermunculan Swalayan, Minimarket atau
toko- toko yang sejenis dengan Alfamart dan Indomaret di Praya. Tidak hanya
satu atau dua, tetapi ada beberapa Alfamart dan Indomaret yang berjejer dengan
jarak yan tidak begitu jauh.
Hal ini sangat menguntungkan bagi konsumen, sebab konsumen
tidak susah untuk mencari kebutuhan yang diinginkan. Pelayanan, kelengkapan
barang, dan kenyamanan yang diberikan membuat konsumen lebih berminat untuk
berbelanja di Alfamart dan Indomaret. Inilah hal yang membuat semakin banyaknya
minimarket -minimarket di Praya, karena semakin banyaknya konsumen yang
berbelanja di tempat tersebut.
Lain halnya dengan toko-toko kecil yang ada di sekitarnya.
Pemilik toko merasa dirugikan dengan adanya Alfamart dan Indomaret. Karena
keberadaanya membuat konsumen yang dulunya menjadi pelanggan toko-toko kecil
pada beralih ke Alfamart dan Indomaret yang ada disekitarnya. Dengan semakin
berkurangnya konsumen yang berbelanja di toko-toko kecil, tentu ini juga sangat
berpengaruh terhadap perkembangan toko
tersebut.
Toko yang pada dasarnya menjual berbagai macam kebutuhan
pokok, yang letaknya tidak jauh dari Alfamart dan Indomaret, tentu juga
merasakan dampak negatif akan keberadaanya. Namun apa boleh buat, toko-toko
kecil tersebut harus menjadi salah satu pesaing dari Alfamart dan Indomaret.
Dan hal ini sangatlah merugikan bagi pemilik toko, karena dari hasil penjualan
itulah pemilik toko bisa menghidupi keluarganya.
Toko-toko kecil yang barang dagangannya kurang lengkap
ditambah pelayanan serta kenyamanan yang diberikan tidak sebaik dan sebagus
Alfamart dan Indomaret, membuat persaingan ini sangat memberi dampak negatif
terhadap toko-toko kecil. Modal apa adanya, SDM yang sebagian besar
berpendidikan rendah membuat toko kecil tersebut semakin kalah saing dengan
Alfamart dan Indomaret.
Masyarakat sekarang ini lebih mengutamakan kenyaman dan
pelayanan, tentu sudah mulai bosan dengan toko-toko kecil yang kurang
memperhatikan kerapian dan juga kebersihan. Sehingga membuat konsumen lebih
memilih Minimarket sebagai tempat yang nyaman untuk berbelanja.
Dan semakin lama tentu akan semakin banyak lagi bermunculan
Alfamart dan Indomaret yang lain. Ini tentu akan membuat toko kecil semakin
tersingkirkan dan kemungkinan untuk tutup itu sangat besar karena semakin
berkurangnya konsumen yang berbelanja di toko kecil tersebut. Dengan demikian
pemilik toko kecil harus berusaha dengan semaksimal mungkin untuk
mempertahankan usahanya agar tetap berjalan.
Campur tangan Pemerintah sangat berpengaruh untuk masa depan
toko-toko kecil. Karena tanpa adanya izin dari pihak Pemerintah tidak akan
banyak bermunculan Alfamart dan Indomaret yang pada kenyataanya sangat
berdampak negatif terhadap toko kecil yang ada disekitarya. Dan Pemerintah
seharusnya lebih memperhatikan apa dampak adanya Alfamart dan Indomaret
terhadap toko-toko kecil.
Dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka penulis
terdorong untuk melakukan penelitian dengan judul “
PENGARUH ALFAMART DAN INDOMARET TERHADAP PENDAPATAN TOKO
DISEKITARNYA (studi kasus didesa batuson kecamatan praya kota kabupaten lombok
tengah)”
B.
Identifikasi Masalah
1.
Berkurangnya
penghasilan para pemilik toko-toko kecil di sekitar Alfamart dan Indomaret
didesa batuson kecamatan praya kota kabupaten lombok tengah.
2.
Masyarakat
lebih memilih berbelanja di Alfamart dan Indomaret didesa batuson kecamatan
praya kota kabupaten lombok tengah.
3.
Berkurangnya
para pelanggan toko-toko kecil disekitar Alfamart dan Indomaret didesa batuson
kecamatan praya kota kabupaten lombok tengah.
C.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana dampak keberadaan adanya Alfamart dan Indomaret
terhadap toko-toko kecil di desa batuson kecamatan praya kota kabupaten lombok
tengah?
2.
Bagaimana tingkat permintaan
konsumen terhadap toko-toko kecil di desa batuson kecamatan praya kota
kabupaten lombok tengah?
D.
Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui dampak keberadaan
Alfamart dan Indomaret terhadap toko-toko kecil di desa batuson kecamatan praya
kota kabupaten lombok tengah.
2. Untuk mengetahui tingkat permintaan
konsumen terhadap toko-toko kecil di sekitar Alfamart dan Indomaret di desa
batuson kecamatan praya kota kabupaten lombok tengah.
E.
Manfaat Penelitian
1.
Manfaat Teoristis
a.
Hasil dari karya tulis ini diharapkan dapat menambah wawasan
serta memperbanyak informasi mengenai dampak keberadaan Alfamart dan indomaret .
b.
Bagi kalangan akademis, karya tulis ini diharapkan dapat
memperkaya dan memberikan wacana konseptual bagi pengembangan kajian teori dan
kebijakan ekonomi.
c. Memberikan gambaran yang lebih
kritis mengenai dampak modernisasi terhadap tradisionalisasi, budaya dan
karakteristik Indonesia.
2.
Memberikan gambaran yang lebih kritis mengenai dampak
modernisasi terhadap tradisionalisasi
a.
Sebagai bahan informasi dan
pertimbangan bagi pengusaha toko kecil dalam menarik konsumen agar konsumen
tidak beralih ke toko lain.
b.
Sebagai pembanding serta menambah referensi penelitian yang
sama.
F.
Definisi Operasional
Sesuai
dengan yang penulis kemukakan bahwa karya tulis ilmiah ini berjudul“
PENGARUH ALFAMART DAN INDOMARET TERHADAP PENDAPATAN TOKO
DISEKITARNYA (study kasus di desa batuson kecamatan praya kota kabupaten lombok
tengah) “ .untuk mendapatkan gambaran yang
jelas mengenai istilah yang di gunakan mengenai judul skripsi berikut akan di
uraikan beberapa devinisi overasional.:
1.
Dampak
Dampak
secara sederhana bisa diartikan sebagai pengaruh atau akibat. Dalam setiap
keputusan yang diambil oleh se-seorang biasanya mempunyai dampak tersendiri,
baik itu dampak positif maupun dampak negatif.
Pengertian
dampak menurut KBBI adalah benturan, pengaruh yang mendatangkan akibat baik
positif maupun negatif. Pengaruh adalah daya yang ada dan timbul dari sesuatu
(orang / benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan
seseorang. Pengaruh adalah suatu keadaan dimana ada hubungan timbal balik atau
hubungan sebab akibat antara apa yang mempengaruhi dengan apa yang dipengaruhi.
(KBBI Online, 2010).
2.
Alfamart
dan Indomaret
Alfamart dan Indomaret Merupakan toko modern yang menjual berbagai macam barang
kebutuhan pokok. Toko ini terletak di
tempat yang strategis dan selalu ramai dikunjungi banyak konsumen. Alfamart dan
Indomaret banyak menawarkan berbagai produk yang terjamin kualitas dan
kuantitasnya.
Tidak hanya itu, toko ini juga
menawarkan promosi-promosi harga barang baru dan diskon-diskon yang menarik
minat konsumen untuk berbelanja di toko tersebut. Suasana penataan Alfamart dan
Indomaret tergolong sangat baik yang tersusun rapi dan bersih, serta memiliki
tingkat pelayanan lebih baik dari pada toko-toko lainnya. Disamping itu toko
ini mempunyai fasilitas-fasilitas yang membuat nyaman konsumen seperti AC dan
Musik yang membuat konsumen betah berbelanja di toko tersebut.
G.
Kajian Pustaka
1.
Landasan
Teori
Dari hasil pengamatan, terdapat
beberapa faktor yang menjelaskan bahwa ada banyak toko atau kios-kios kecil
yang terkena dampak minimarket. Pertama, faktor harga, dimana minimarket banyak
memberi potongan-potongan harga yang membuat harga barang tersebut relative
lebih murah. Kedua, faktor fasilitas, dimana minimartket memiliki
fasilitas-fasilitas yang lebih seperti AC dan Musik yang membuat konsumen
merasa betah untuk belanja di tempat tersebut. Ketiga, faktor yang paling
penting adalah pelayanan terhadap konsumen yang dimana Minimarket memberikan
pelanyanan yang sangat bagus, misalnya: kesopanan, penyambutan, sampai dengan
mencarikan barang yang diinginkan oleh konsumen.
Pemberlakuan aturan buku pendirian
pasar tradisional dan pasar modern akan membuat persaingan keduanya semakin
sengit dimasa mendatang. Data Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
menyebutkan, Minimarket telah menyebabkan gulung tikarnya pasar tradisional dan
kios-kios pedagang kecil menengah. Data yang dikumpulkan APPSI pada tahun 2005,
saat minimarket belum menggejala seperti sekarang, memaparkan, di Jakarta
terdapat delapan pasar tradisional dan 400 kios-kios yang tutup setiap tahun
karena kalah bersaing dengan Minimarket.
2.
Penelitian Yang Relevan
a. Makalah dengan judul Dampak
Negatif Adanya Alfamart dan Indomaret Terhadap Toko Sanjaya di jalan MT.
Haryono No. 196 oleh Didik Ahyani, Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas
Islam Malang 2010.
b. Skripsi dengan judul Pengaruh Keberadaan Mini Market Terhadap
Pasar Tradisional oleh Ahmad Alwi, Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas
Islam Negri Matarm 2013.
Karya tulis ilmiah yang penulis sebutkan tentunya berbeda dengan
judul skripsi yang akan penulis sajikan yaitu, “PENGARUH ALFAMART DAN INDOMARET
TERHADAP PENDAPATAN TOKO DISEKITARNYA (study kasus di desa batuson kecamatan
praya kota kabupaten lombok tengah)”, sehingga pembahasannya juga pasti akan berbeda dengannya.
H.
Metode Penelitian
Setiap karya ilmiah tentunya memiliki metode
penelitian, karena metode penelitian adalah semua asas, peraturan dan tata
tertib dalam penyusunan karya ilmiah yang ingin dipaparkan. Metode penelitian
juga akan menentukan hasil karya ilmiah yang ingin disajikan, oleh sebab itu
dalam penyususnan karya ilmiah ini penulis akan menggunakan metode sebagai
berikut :
1.
Pendekatan dan jenis penenlitian
Penelitian ini
adalah penelitian yang menggunakan metode kualitatif, yang tentunya berbeda
dengan metode kuantitatif. Maksunya metode kualitatif ini yaitu suatu rangkaian
kegiatan yang sistematis untuk memperoleh jawaban atas permasalahan yang telah
diajukan melalui study pustaka dengan menelaah data primer dan sekunder sebagai
data utama.
Penelitian ini
menggunakan metode yuridis normative dilakuakan dengan study pustaka
sebagaimana yang telah penulis paparkan sebelumnya.
2.
Sumber data
Setiap
penelitian pasti memiliki sumber data masing-masing untuk menjadi rujukan
kebenaran penelitian. Pada penyususnan karya ilmiah ini penulis akan
menggunakan sumber data tertulis dan dengan melalui wawancara dengan masyarakat
terkait untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Kedua sumber
data ini nantinya mampu untuk menjadi rujukan kebenaran karya ilmiah ini,
sehingga penulis mampu untuk mempertanggung jawabkan karya ilmiah ini.
3.
Teknik pengumpulan data
Data adalah
segala bentuk keterangan atau informasi yang berkaitan dengan tujuan
penelitian. Dalam penyususanan karya ilmiah ini penulis akan menggunakan teknik
pengumpulan data sebagai berikut :
a.
Penelitian kepustakaan ( library research )
Penelitian
kepustakaan adalah mengumpulkan data dengan cara mengumpulkan literatur
kepustakaan, menelaah bacaan-bacaan, karya tulis ilmiah, media cetak yang
berkaitan, dan lain sebagainya yang bersifat tertulis (bacaan-bacaan).
Dalam
penelitian kepustakaan ini penulis menggunakan dua cara yaitu :
1). Kutipan langsung
Kutipan
langsung adalah mengutip secara langsung isi buku, tanpa harus mengurangi teks
dan maknanya sedikitpun. Dimana apa saja yang penulis baca pada buku tersebut
maka itulah yang akan menjadi kutipan pada penyususnan karya ilmiah ini.
2). Kutipan tidak langsung
Kutipan tidak langsung adalah penulis mengutip
isi buku yang bersifat tekstual dengan teks yang berbeda namun memiliki makna
yang sama, yaitu dengan membuat catatan yang lebih pendek dari aslinya dan
tidak mengubah tujuan, sifat dan substansi dari aslinya.
b.
Penelitian interview (wawancara)
Penelitian
wawancara adalah pengumpulan data dengan cara menggali informasi dengan
pertanyaan-pertanyaan kepada orang-orang yang bersangkutan dengan penelitian
karya ilmiah. Dalam penelitian wawancara ini penulis akan mengadakan wawancara
kepada masyarakat dan lembaga yang terkait dengan penelitian ini.
4.
Teknik analisis data
Ada
beberapa teknik yang penulis gunakan dalam menganalisis data, yaitu sebagai
berikut :
a.
Analisis Induktif
Analisis induktif adalah suatu proses yang digunakan untuk
menganalisis data yang berdasarkan pada data atau pendapat yang bersifat khusus
kemudian menarik suatu kesimpulan yang bersifat umum. Dengan demikian,
asumsi-asumsi yang bersifat khusus lalu digeneralisasikan kepada sebuah teori
yang bersifat umum.
b.
Analisis
Dedukatif
Analisis deduktif adalah suatu cara menganalisis data yang
berdasarkan pada data atau pendapat yang bersifat umum kemudian menarik
kesimpulan yang bersifat khusus. Asumsi-asumsi yang bersifat umum lalu
dijabarkan ke dalam asumsi-asumsi yang bersifat khusus.
c.
Analisis
Komparatif
Analisis
komparatif adalaha teknik menganalisis data dengan jalan membangdingkan antara
pendapatan atau kejadian yang satu dengan pendapatan atau kejadian yang lain
dengan melihat penyebabnya, kemudian menarik suatu kesimpulan.
I.
Sistematika Pembahasan
Dalam melakukan penelitian karya ilmiah tentunya harus memiliki
sistematika pembahasan yang baik. Sistematika pembahasan ini akan memberikan
gambaran singkat pembahasan penelitian karya ilmiah ini. Maka dengan ini
penulis mengemukakan hipotesis pokok pembahasan skripsi yang pada umumnya
terdiri dari :
1.
Bagian
awal, bagian awal ini terdirir dari :
a.
Sampul
b.
Halaman
judul
c.
Halaman
persetujuan
d.
Halaman
motto
e.
Halaman
persembahan
f.
Kata
pengantar
g.
Abstraksi
dan
h.
Daftar
isi
2.
Bab
I, pada bab I ini berisi tentang pendahuluan yang terdiri dari :
a.
Latar belakang
b.
Rumusan masalah
c.
Ruang lingkup penelitian
d.
Tujuan penelitian
e.
Manfaat penelitian
f.
Definisi operasional
3.
Bab II, pada bab II ini berisi tentang kajian pustaka
yang terdiri dari :
a. Landasan teori
b. Penelitian yang relevan
4.
Bab III, pada bab III ini berisi tentang metode
penelitian yang terdiri dari
a. Pendekatan dan jenis penelitian
b. Sumber data
c. Teknik pengumpulan data
d. Teknik analisis data.
5.
Bab IV, pada bab IV ini berisi tentang laporan hasil
penelitian dan pembahasan yang terdiri dari :
a. Penyajian
b. Analisis data
c. Pembahasan.
6.
Bab V, pada bab V ini berisi tentang penutup yang
terdiri dari :
a. Kesimpulan
b. Saran penulis tentang hasil dari uraian skripsi
ini.
7.
Bagian akhir, pada bagian akhir ini terdiri dari :
a. Daftar pustaka
b. Lampiran-lampiran